Polandia part 1

Siapa sangka aku akan menginjakkan kaki disebuah negara yang hanya aku kenal sejak SD bahwa benderanya adalah seperti bendera Indonesia yang terbaik.

Berawal dari tugas yang diberikan mas Dedi Gunawan dari id-networkers agar aku ujian sertifikasi MikroTik training for trainer yang tahun ini dilaksanakan bertepatan dengan event MikroTik User Meeting (MUM) yang diadakan di Warsaw, Poland.

Dari persiapan paspor, booking tiket pesawat, bayar registration fee, hingga tempat penginapan yang harus dilakukan jauh-jauh hari. Ditambah home asigment yang harus dikerjakan sebelum dipersentasikan nantinya dihadapan instruktur serta peserta training lainnya.

Berangkat naik kereta ke jakarta, nginep dulu di kos lama untuk ambil visa di kantor slipi. Pas menuju ke bandara soeta, damt! damri yang kunaiki terjebak macet di tol arah bandara karena ada kecelakaan. Sebenarnya nggak telat sih, pas sampai bandara pas boarding time, tapi checkin udah tutup karena penerbangan internasional nggak bisa mepet.

Wal hasil ke counternya Lion untuk tuker tiket penerbangan berikutnya yang selisih 1 jam, ngga papa lah yg penting masih ada waktu transit saat di Singapure untuk lanjut penerbangan memakai Finair. Karena aku memakai maskapai Finair maka rute penerbangan ke Poland adalah Jkt-Singapure-Finlandia-Poland, total 16jam.

Ada kejadian tidak mengenakkan ketika boarding di changi airport, dimana petugas imigrasinya orang India, mentang-mentang tampangku Asia sendiri diantara bule-bule yg mau naik pesawat, urusan pemeriksaan passport & visaku lama, ditanyain macem petugas kedutaan aja, sampai mana undangan, aku bilang ga ada, tuh di web resminya kalau mau liat. Ditanya berapa hari disana, ngapain aja, sampai sekitar 10 menit dimana penumpang2 lain udah pada masuk ruang boarding. Pertama kali 12jam ada di pesawat biasa aja sih tinggal tidur aja, bangun untuk makan malem dan sarapan ala menu pesawat.

Sampai di Finlandia pagi dengan perbedaan waktu -6jam dari WIB, jadi hari itu siang hari aku harus mengalami 6jam lebih panjang. Rehat bentar nyari charger sebelum lanjut penerbangan berikutnya ke Warsaw.

Sampai di Bandara Fradiric Choppin, Warsaw, Poland masih jam 8 pagi, dimana penginepanku, hostel helvitia, sesuai aturan pemesanan, baru bisa checkin jam 3 sore, yaudah yg penting nyampe penginepanya dulu. Sesuai informasi yg didapat dari official web hostel, dari bandara ane naik bis, yang tiketnya dibeli dulu di kios2 deket tempat2 pemberhentian, setelah naik, tiket tersebut tinggal dimasukkan semacam alat didalam bus untuk divalidasi. Harga sekali jalan adalah 3,6Zl (zloty, mata uang poland) atau sekitar 10rb rupiah. Sebagai negara eropa harusnya polandia sudah memakai euro, tapi mereka tidak ingin meninggalkan mata uang zloty karena takut terjadi inflasi. Jadi dari Indonesia aku bawa uero, kemudian ditukar dengan zloty di bandara internasional poland.

Sampet kebablasan 1 halte saat turun, karena aku bingung dengan nama halte yg berbeda dengan catatanku, dicatatanku harusnya aku turun di halte Universitet, tapi adanya Universitet2, setelah kelewatan baru aku nanya salah satu penumpang “you should go down at that station”, walah akhirnya kau turun di stasiun berikutnya yg kira-kira berjarak 100m dari stasiun sebelumnya.

Di Poland mah enak, mau jalan jauh juga ngga begitu capek & kringetan, soalnya udaranya brr…dingin.

Alhamdulillah, segala syukur buatmu ya Alloh. Dulu bermimpipun nggak berani buat menginjakkan kaki di daratan Eropa. Tapi aku percaya man jadda wa jada, semua tidak ada yang tidak mungkin jika engkau meminta kapada Dia yang Maha Mengabulkan Doa.

R

6 Replies to “Polandia part 1”

  1. An impressive share! I have just forwarded this onto a colleague who
    had been doing a little research on this. And he actually bought
    me lunch simply because I discovered it for him… lol.

    So let me reword this…. Thank YOU for the meal!!
    But yeah, thanx for spending the time to discuss this topic here on your website.

  2. awal nya bendera polandi itu merah putih seperti indonesia namun sekarang menjadi putih merah.
    tapi itu ga penting bagi kita, kita harus tetap cinta dengan semua yang ada di negara kita ya itu INDONESIA.

  3. polandia salah satu negara di Eropa yang sepakbolanya sekarang lumayan berkembang… sering ngikutin di TV.. nice share… sukses ya bang..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *