Membuat Visa Poland / Schengen Area

Untuk mendapatkan visa Poland memang agak susah, karena visa Poland merupakan jenis visa Schengen dimana dengan 1 visa kita bisa bebas keluar masuk ke seluruh negara Eropa. Selain itu minimnya informasi yang beredar di internet serta kesimpang siurannya karena entah itu dihembuskan oleh calo2, atau memang pengurusan oleh biro perjalanan yg sedikit bisa berbeda.
Valid & useful information tentu dapat diperolah dari situs resminya kedutaan poland di Jakarta http://www.jakarta.polemb.net , aku juga menghubungi salah satu no telepon disitu untuk make sure apakah syarat dan ketentuan di web itu masih berlaku/uptodate mengingat tanggal posting yg sudah begitu lama. Namun berdasarkan informasi via staff kedutaan yg aku telpon semua informasi masih valid.

  1. Download form aplikasi pengajuan visa disini.
  2. Pass foto khusus visa ukuran 3,5×4,5cm berbaground putih dengan 80% wajah (bilang aja ke tukang fotonya kebanyakan mereka tau).
  3. Passport (original + copy) valid at least 3 month longer than the date of leaving Poland.
  4. Copy rekening bank, tergantung berapa hari kita akan berkunjung di poland, minimal saldo (30€/hari),jadi kalau misal 10 hari ya saldo minimal 300€, atau 3,6jt-an, dilebihin dikitlah biar aman.
  5. Copy confirmed tiket pulang-pergi (karena ini nanti sebagai dasar mereka nerbitin kapan visa berlaku dan berakhir), oiya nyari tiket pesawat termurah bisa lewat www.skyscanner.co.id.
  6. Copy booking hotel 9booking aja lewat booking.com, yg free cancelation pake kartu kredit, nanti kalo udah visanya approved, bisa dicancel dan nyari lagi yg lebih murah.
  7. Apabila poin 6 tidak ada sebagai gantinya adalah letter of invitation from the Polish host, registered by the Polish regional authority (official invitation)/ harus punya kenalan disana buat ngurusin surat ini.
  8. Travel insurance valid for the period of stay in Poland/Schengen area, coverage at least 30,000€ / biaya pertanggungan 50jt. Ini bisa pake produk travel savenya asuransi ACA, sebagai gambaran untuk premi segitu untuk 7 hari aku beli sekitar 300rb.
  9. Mentransfer biaya pembuatan visa ke rekening kedutaan poland sebesar Rp 722,000,- rekeningnya dapat dilihat di sini, lampirkan tanda bukti transfer.
  10. Dokumen-dokumen pendukung yang sekiranya perlu untuk penguatan argumen jika kita ditanya-tanya mau ngapain disana, misal berlibur ya sertakan agenda, tujuan, atau vocer liburan. Kalo aku training ya sertakan bukti pembayaran training, acara training dan tempat training.

Semua dokumen tersebut kita bawa sendiri karena kemungkinan akan diinterview langsung oleh konsulat  jika ada hal-hal yang ingin mereka klarifikasi, alamat kedutaan Poland di Kuningan Timur, kalau naik Busway turun aja di halte kuningan timur, atau nyebrang dari halte kuningan barat, dan jalan kaki sekitar 50m.
Datang pada waktu hari konsulat buka yaitu Selasa, Kamis dan Jum’at dan jangan terlalu pagi, karena urusan visa baru dilayani sekitar jam 9-an s/d jam 12 .
Pada waktu submit dokumen ke staffnya (orang indonesia), aku suruh nunggu karena ada yg harus diklarifikasi oleh konsulat. Setelah beberapa menit nunggu diruangan yg mirip meja direktur, muncul consulat orang poland, salam-salam, nanya jadwal dan keperluan ke poland mau ngapain, aku bilang mau training dan seminar. Kok ngga ada undangannya? katanya. Nggak itu cuma register, bayar dan datang aja, ngga ada undangan, jadwal training, materi training venue dan penyelenggara training semua aku print dari webnya, jadi sembari menjelaskan dia bisa sambil liat-liat datanya.
Akhirnya dia mencatat hal-hal yg detail aku sampaikan, aku bilang apakah udah cukup, acceptable? dia bilang let see, next 10 days I will call you.

Sepuluh hari menunggu belum ada telpon, akhirnya aku inisiatif menanyakan via telpon ke kedutaan, dan alhamdulillah visaku ternyata sudah jadi dari kemarinnya dan aku ngga ditelpon, walah!

Membuat Pasport di Imigrasi Semarang

Ini pertama kali aku keluar negeri. Aku buat pasport di Semarang, memakai KTP purworejo tentunya karena waktu itu belum ngurus pindah KK. Cari informasi kesana kemari tentang bagaimana mengurus passport dan apa syaratnya. Baca di web resmi imigrasi, bisa apply via online dengan mengisi form online dan melampirkan scan2 dokumen yang dibutuhkan seperti KTP, KK, Akte kelahiran (akte bisa diganti dengan ijasah terakhir), dan surat nikah apabila sudah menikah. Setelah semua dokumen diupload dan disubmit, kita akan akan menerima semacam tanda terima online yang harus diprint untuk nanti dibawa ke kantor imigrasi.

Aku datang ke imigrasi pagi-pagi sekitar jam 8, di daerah Jl Siliwangi. Disana sudah ada beberapa orang menunggu walaupun pelayanan baru mulai buka. Yang perlu disiapkan adalah:

1.Beli map dan formulir permohonan passpor serta materai di koperasi kantor imigrasi (total 16rb-an lah)
2.Melampirkan berkas asli dan foto kopi identitas diri, antara lain ;
– Kartu Tanda Penduduk (KTP);
– Akte Kelahiran (KK) atau Ijazah terakhir atau keduanya biar aman.
– Surat Kawin/Akte Nikah bagi yang telah menikah.
NB: disini aku yg sebelumnya telah melakukan permohonan passport secara online ternyata ngga jauh beda sama yg langsung.

Setalah dokumen semua disubmit ke loket pertama, kita harus menunggu antrian untuk pembayaran di loket satunya lagi, biayanya sekitar Rp 248rb-an.
Kita akan menerima kwitansi pulang, 2 hari lagi kita akan foto, rekam sidik jari dan interview.

Namun karena ada teman istriku yg kerja di imigrasi, aku diperbolehkan langsung foto walaupun tetep ikut ngantri sampai sore.

Lima hari kerja berikutnya passport sudah bisa diambil di loket pengambilan passport (dilayani setelah jam makan siang)

Free 1200 Backlink from 247backlinks.info

Sekedar buat catatan aja, iseng-iseng browsing nemu website http://247backlinks.info/ , sebuah website yang menyediakan 1200 free backlink dari post forum yang berbeda-beda. Kalo para master SEO pasti udah nggak asing lagi sama yang namanya backlink, kalo masih awam silahkan googling atu main-main ke forum internet marketing.

Caranya mendapatkan 1200 free backlinks?
Tinggal sign up ke situsnya, trus buat project dengan menginput keyworld yang nantinya akan digunakan sebagai anchor link atau niche, beserta alamat web, semudian submit.
Selang beberapa jam (biasanya tidak sampai 6 jam) kita akan dikirim email dengan attachment file notepad yang didalamnya berisi list dari 1200 alamat backlink dari post forum yang dapat kita check satu persatu.

Buruan keburu tutup tuh webnya, biasanya web kalo ada yang gratis-gratis cepet tutup

CCIE Bootcamp Indonesia

 


CCIE Bootcamp initiated by id-networkers and attended by 52 participants from all over Indonesia. Five selected participants will be paid for exam without any contracts. ID-networkers mission is to make Indonesia people more advanced & intelligent.


This event has been held in Villa Rumah Gunung, Cisarua, Bogor, Indonesia. The beautiful place in the middle of no where with the good view of the mountains. Nine days, participants were given materials, labo and tshoot, lack of sleep (less food also …LoL), in order to concentrate the CCIE exam preparation.
For the completed picture here the link

 

<table style=”width:auto;”><tr><td><a href=”https://picasaweb.google.com/lh/photo/2Su2MuiUMGqnwxg1VJR3e9MTjNZETYmyPJy0liipFm0?feat=embedwebsite”><img src=”https://lh4.googleusercontent.com/-Y45YFLVCaFU/TudVqE8QKkI/AAAAAAAAAW0/gGlSXY87ceE/s144/_MG_2364.JPG” height=”96″ width=”144″ /></a></td></tr><tr><td style=”font-family:arial,sans-serif; font-size:11px; text-align:right”>From <a href=”https://picasaweb.google.com/108714695530128554576/CCIEBootcamp2011?authuser=0&feat=embedwebsite”>CCIE Bootcamp 2011</a></td></tr></table>

Focal Price is Not Scam

Sebelumnya posting saia kali ini bukan untuk kontes afiliasi, promosi, atau berharap komisi dari focalprice, murni pengalaman ane belanja di focalprice.

Sebelumnya, focalprice.com adalah situs belanja online china, yang menyediakan jasa, pembelian eceran, grosir, maupun drop shipper. Kelebihan toko online ini adalah, dia membebaskan ongkos pengiriman barang ke semua negara untuk semua item yang ia jual, walupun harga barang tersebut US $1 sekalipun. Pembayarannya pun mudah dan aman, karena hanya menggunakan paypal.

Nah ceritanya di account paypalku ada beberapa ratus dolar yang nganggur dan males aku widraw karena nilai kurs terhadap rupiah yang kurang bagus, maka lebih baik dibelanjain saja, sambil milih2 toko online yang murah dan recomended. Setelah browsing2 kesana kemari dan mencari review beberapa blog, akhirnya aku memutuskan untuk mencoba berbelanja di focalprice.com.

Nah, pertama, karena untuk coba-coba ane hanya membeli bluetooth handsfree seharga US $14, dengan pengiriman free of charge dengan jasa airmail. Tidak berselang 10 hari, berharap-harap cemas akhirnya bluetooth sampai juga di tangan, ane hanya membayar biaya repackaging pos indonesia sebesar Rp 7000,-.

Pembelian kedua ane adalah boneka android kecil seharga US $1,7 itupun free of charge biaya pengiriman menggunakan Airmail dan datang telat sekitar 15 hari.

Semakin yakin, ane memutuskan membeli andorid tablet, buatan Wondermedia type WM8650, nah kalo ini ane pilih pengiriman yang bisa ditrack via web yaitu EMS, kalo Airmail tidak bisa dilacak. Selang sekitar 12 hari barang ane lacak menggunakan webnya Pos Indonesia, disana keterangan delivered namun “dipanggil kena pajak”. Biasanya pasti ada surat panggilan pemberitahuan barang kena pajak beserta itungan dan invoicenya.

Namun karena ane punya beberapa chanel orang pos yang kebetulan sering berurusan dengan barang2 import kantor, ane datengin tuh temen ane petugas bagian EMS, dan ane cuma kena bayar 46rb.

Android tablet seharga 86 dolar ini cukup lumayan layarnya cukup responsif, loading cepat (processor 800MHz) dan konektiviti dengan modem huawei 220 indosat pun mudah. Kekurangannya adalah suara musicnya yang kurang prefect (secara bukan walkman ya :P) dan tidak ada google android marketnya. Untuk android market dapat digantikan dengan market lain seperti amazon atau freewarelovers.com.

Overall dengan budget sekitar total 900rb, ane dah dapat mencicipi android tablet 7” yang lumayan enak untuk dibuat browsing2 di bandara atau untuk oprek2an.

 

Sebuah Pelajaran Bagi Mereka yang Mau Berpikir

Hai Jum’at sore ane main ke Purwakarta untuk mengunjungi ponakanku Aulia Azzahra, anaknya lucu dan pintar. Umurnya baru 4 tahun dan baru masuk TK nol kecil, tapi dia udah pandai ngeja huruf2 alfabert dan ngetik pake laptop. Kubawain dia susu kotak, biskuit2, oreo, dll, aku ajak juga dia ke alfamart untuk memilih apa yang dia suka, es krim, koko krunch dll. Pokoknya lengkap dah, apa lagi mbahnya dari purworejo juga bawain brownies dll.


Pulang dari Purwokarta ane naik bis Purwakarta-Bekasi, Bekasi-Tanah Abang, di Bus Bekasi-TA, ada pengamen seorang perempuan paruh baya bermain gitar kecil dan dua anaknya, 1 digendong berumur sekitar 1 tahun dan 1 lagi yang membagikan amplop dan ikut menyanyi kira-kira berumu 5 tahun. Aku terfokus sama anak kecil yg membagikan amplop tersebut, badannya kecil ceking, ingusan dan rambut kecoklatannya dikucir atas sambil menyangklong tas samping kecil yang sama kecil dan lusuh dengan bajunya. Ane meraba2 tas ane untuk mencari-cari sesuatu, mungkin uang receh, kutemukan uang seribuan dan sebuah coklat kecil oleh2 temen kantor dari singapur.

Waktu melintas di kursi tempatku duduk, aku memberikan uang  dan coklat kecil tersebut, sesaat dia berhenti dan membaui coklat yg bungkusnya asing bagi dia. “Ini apa Om?” katanya. “Itu co-klat” kataku sambil melafalkan mulutku dengan jelas agar tanpa mendengarpun ia bisa mengerti karena suara bus yang bising. Selesai mereka bertiga menyanyikan lagu terakhi dari Wali Band, aku sempat denger si adiknya tadi girang dan membagi coklatnya ke adik satunya yang kecil. Akhirnya ane turun di depan Sarinah Thamrin, jalan kaki menuju kantorku di Medan Merdeka Barat untuk mengambil motor. Di depan halte dekat Menara Thamrin, aku melihat sebuah plastic kresek putih kecil di tengah trotoar, sangat mencolok sebenarnya.  Ane iseng mengambilnya untuk ane masukin ke tempat sampah deket halte. Waktu tak pungut kok agak berat ya, jangan-jangan sampah kotoran basah semacam eek, atau apa gitu. Waktu tak buka tuh plastic, jreng…jreng…, ternyata isinya adalah Silver Queen Chunky Bar.

Wow..wow..wow, aku langsung tertegun, pelajaran apa lagi ini yang diberikan Alloh ke ane. Sepanjang  jalan pulang ke kos tak hentinya aku berpikir dan bertasbih.

Tidak ada kebetulan di dunia ini. Alloh telah menukar coklat kecilku dengan coklat lain yang besarnya 10x lipat.