Cambodia, Perl of Asia

Gan, kali ini ane diberi kesempatan oleh Alloh untuk mengunjungi negara tetangga kita satunya lagi yaitu Kamboja. Tepatnya ane ada sedikit job di kota Phnom Pehn, kota dengan pertemuan sungai-sungai besar yang merupakan anak dari sungai Mekong yang membentang ditengah-tengah kota. Bahkan saking besarnya sungai mekong, ada pulau besar ditengahnya yang bisa disinggahin dan dibangun untuk hunian apartemen, restoran dan pertokoan.

Ane cari tiket pesawat di web langganan ane yaitu skyscanner.co.id, web dengan teknlogi pencarian tiket murah terbaik menuru ane saat ini. Dapetlah ane tiket 2juta pp Jakarta-Phnom Pehn dengan tiger air. Enaknya maskapai ini kita bisa milih seat pada saat order. Nah ane iseng-iseng milih seat no 1 gan, walaupun kena tambahan fee nggakpapa cuman pengin ngerasain gimana rasana duduk paling depan, bisa slonjoran dan bisa liat gerak-gerik pramugari pada saat mereka rehat.

Untuk lebih jelasnya tentang kota Phnom Pen akan ane ulas gan, berikut adalah 11 hal yang perlu agan ketahui tentang Phnom Penh:

  1. Tidak butuh visa untuk warga negara Indonesia, sebelumnya ane baca2 referensi disana sini banyak referensi bilang harus beli visa on arrival sebesar 25USD, tapi ternyata kenyataannya sudah free, saya ndak tahu sejak kapan.
  2. Mata uang resmi adalah USD dan real (local currency), umumnya transaksi menggunakan USD kecuali untuk kembalian atau transaksi dibawah 1 USD.
  3. Tidak ada mass public transport, kalo mau kemana-mana biasanya orang naik tuk-tuk (becak motor) atau taxi (walaupun nggak begitu banyak), taxi disini tidak pake argo gan, jadi tawar dulu sebelum naik.
  4. Makan, soal makan disini mudah gan, harga mirip2 kalo makan di jakarta, 1,5 USD sampai 3,5 USD, tergantung pilih2 restoranya. Khusus yang muslim harus hati-hati, karena most of all restaurant have pork menu, or pork ingrediants. Tapi jangan khawatir, dibeberapa tempat ada restoran halal, dan yang jualan adalah muslim kamboja dan beberapa dari malaysia dan indonesia.
  5. Tempat wisata di Phnom Penh tidak banyak, agan bisa berkunjung ke land-mark kota Phnom Pehn seperti Mekong River dan Mekong Island, banyak spot dipinggir sungak mekong yang bagus untuk makan, duduk-duduk atau berfoto ria, banyak orang di sini menghabiskan waktu untuk minum2 bir, main kartu dan bercengkrama di restoran kecil disepanjang sungai mekong. Banyak Bar juga disini, most of them pengunjungnya adalah orang bule.
  6. Angkor Watt, ada tempat wisata menarik lainya yaitu Angkor Watt, tapi letaknya ada di kota Siem Riep, sekitar 6 jam perjalanan via bus dari Phnom Pehn, Angkor Watt adalah semacam candi penginggalan leluhur Kamboja. Bangunan yang menjadi simbol negara Kamboja ini menjadi populer karena menjadi salah satu tempat pembuatan film Tom Rider.
  7. Masjid, ada satu masjid besar di kota Phom Pehn, masjid ini sedang direnovasi karena rob (air dari rawa), masjid yang merupakan hibah seorang emir dari arab ini sangat megah, dan merupakan tempat aktifitas muslim Kamboja khususnya di kota Phnom Pehn, di area masjid ini juga banyak restourant muslim, bahkan beberapa orang pelayan restoran yang merupakan penduduk lokal bisa berbahasa melayu, walaupun sedikit.
  8. Banyak motor butut tahun 1990an yang dipakai disini, tapi kualitasnya masih bagus. Saya pernah bertanya dengan orang lokal, mereka lebih suka beli motor butut dibanding motor baru walaupun motor baru haarganya lebih murah, alasanya adalah kualitas motor butut tersebut sangat handal dan bagus dibandingkan motor baru.
  9. Banyak imigran dari Vietnam, mereka sebut vietnamist, kebanyakan adalah perempuan-perempuan muda pekerja malam (you know what I meean)
  10. Untuk ke Vietnam dan Thailand, hanya butuh naik bus beberapa jam saja, dan di perbatasan negara hanya cukup stempel passport dan membayar sedikit uang untuk biaya imigrasi.
  11. Internet, yang paling ane kagum gan, walaupun kota ini keliatan jadul adalah koneksi internetnya dewa bener, hotel kecil yang ane tempatin aja bandwidthnya 5M, restoran muslim kecil langganan ane bandwidthnya juga 5M, selidik-punya selidik karena internet disini murah gan, dan fiber optic sudah masuk ke rumah-rumah, atau istilah kerennya fiber to the home, walaupun kalo ane cek ternyata Fonya dicantol-cantolin tiang telepon sampe kabelnya ruwet – wet.

OK, gan itu sedikit gambaran tentang kota Phnom Pehn, nanti ane tambahin ulasannya lagi kalau kembali berkunjung kesana InsyaAlloh

album lengkapnya dapat agan liat disini
r

4 Replies to “Cambodia, Perl of Asia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *