Menyikapi kenaikan BBM dengan bijak

Memang kenaikan BBM adalah akibat pemerintah tidak bisa mengelola sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat.

Tapi haruskah kita demo besar-besaran, demo dengan amarah dan kekerasan menentang kebijakan pemerintah yang notabene adalah Ulil amri minkum?

Semua peristiwa yang terjadi, seperti kenaikan BBM ataupun yang akan terjadi, telah ditentukan oleh Allah. Tidak mungkin kita akan luput dari takdir-Nya.

Katakanlah: Sekali-kali tidak akan menimpa kami melainkan apa yang telah ditetapkan Allah bagi kami. (QS. At-Taubah: 51).

Kita harus yakin pula, sesulit apa pun kondisi kita, tetap saja Allah yang menanggung rizki hamba-Nya:

Dan tidak ada satu pun binatang melata di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rizkinya. (QS. Hud: 6).

Karena itu, kita tidak boleh khawatir tidak mendapatkan rizki. Allah Maha Kaya, senantiasa memberi rizki hamba-Nya.

Bidadari itu aku!!

Bidadari itu aku !!

Terjaga, terhenyak dari tidur yg belum lama
hari sudah sepertiga malam

Tiap kali…
dalam sujud, dalam gumam doa’ku..
kau selalu hadir, dan berkata
bidadari itu aku…

dingin mengambil kesempatan rumit ini
menyeruak menusuk tulang dibalik baju

ijinkan aku membisu sebentar…

aku tau, tanpa engkau perlu mengatakanya padaku
aku selalu bilang begitu padamu

kulipat sajadah dari ujung depan kebelakang
seperti layaknya menutup laptop

kembali ku ketik puisi yang tak kan pernah selesai untuk diketik

dalam hening malamMU
kau, hadir dengan isak tangis
mencoba berbagi cerita
bukan kamu yg seharusnya menangis tapi aku

kamu bertanya apa yg membuatku tidak ikhlas?

baiklah, akan ku jawab
kamu pernah bilang setiap orang punya harapan dan impian
iklaskah kamu melepaskanya?

sudah, jangan berkata lagi
biarkan hati ini bertasbih,
di sisa-sisa malam, menjelang subuh

sayup-sayup terdengar ayat ini dilantunkan berulang-ulang:
Fabi ayi alai rabbikuma tukaz ziban (QS 55:13,16,18…)
Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Semarang,(dua jam lalu taggal) 3 Februari ’07

Kumpulan puisi, sebagian besar ku tulis sendiri dan ada beberapa yg digubah dari kumpulan penyair cyber, silahkan di Download

Activating Your Adversity Quotient

Adversity Quotient adalah kecerdasan yang muncul karena tekanan, kesulitan dan penderitaan.

Faktor penentu kesuksesan tidak hanya kercerdasan intelektual dan emosional saja. “Jauh lebih penting mengetahui, bagaimana menghadapi hal-hal yang negatif (kesulitan) daripada menghadapi hal2 yg positif (menyenangkan).

Ada rumus menghadapi kesulitan dilihat dari sisi kita

E + R =O

E=Event
R=Respon (asalnya dari kita)
O=Sasaran/hasil/tujuan

Peristiwa tidaklah penting, tetapi RESPON kita atas peristiwa tersebut adalah segala-galanya dan menentukan masa depan.

Orang yang merespon kesulitan atau masalah sebagai suatu yg berlangsung lama dan berlarut-larut, dan diluar kendali, mereka akan menderita.

Orang yang merespon kesulitan sebagai suatu yang pasti cepat, terbatas dan external dan berada dalam kendali, mereka akan bangkit dan berkembang.

Respon seseorang terhadap kesulitan mempengaruhi semua segi efektifitas kerja dan kesuksesan.

Saya tidak membagi dunia ini menjadi yang lemah dan yang kuat, atau yang sukses dan yang gagal. Saya membagi dunia menjadi pembelajar dan non pembelajar (Benyamin Barber, Sosiolog)

Belajar duduk, merangkak, berdiri, berjalan, berlari, mendengar, bicara, membaca, menulis, naik sepeda. Semua dialkukan berulang-ulang, tidak mempersoalkan cerdas dan berbakat atau tidak, melalui proses yang tak kenal menyerah dengan satu target SAMPAI BISA.

NB: saya tulis dari materi motivasi yg disampaikan Andreas Harefa

Domain ropix.net

Ini gara-gara account gmailku lenyap, setelah ditinggal pendidikan selama sebulan tanpa check tuh email, eh tiba-tiba mo login , sorry your account has been disable, blais dosa-dosa apa sehingga google secara semena-mena mendisable acountku tanpa konfermasi.

Yah namanya juga email gratisan ya, dikasih gratis diminta lagi ya ga boleh protes, sebenarnya ga habis pikir juga sih, kalo aku baca Terms of Use nya dia ga ada yg tak langgar, apa karena address emailku termasuk restricted dan tidak boleh dimiliki orang awam dan di indikasi sebagai email yg membahayakan.

Ya sutra-lah, yang hilang ya di ikhlaskan, dah coba laporan masalah ini dengan email ke support gmail belum ditanggepin juga, sebenarnya yg sedikit merepotkan adalah bahwa adsense dan blogku di blogger sekarang ngga bisa dibuka lagi, karena terintegrasi dengan email tersebut.

Makannya iseng-iseng beli domain sama hosting lagi buat khusus ngeblog, dulu sih sebenarnya ga suka ngeblog, lebih suka nulis-nulis artikel trus dipublish di webku yg satunya itu , sekarang jadi suka ngeblog untuk sekedar mencatat aktivitas layaknya buku harian yg bisa dibuka sewaktu-waktu.

Oh ya, ropix.net berhosting di server Singapure bukan IIX, sori kalo agak lambret diakses dari yg fekir bandwidth. Domain dan hosting powered by www.dijaminmurah.com, web hosting murah dan terpercaya, serta cepat, terbukti domain dan hostingku langsung up beberapa menit saja setalah daftar, keren kan boss? (iki alenia terakhir gak begitu penting asline, kur promosi lho, awas lek sesuk gak entuk diskon neh)

Dikdas Indosat Angkatan 23

Assalamu’alaikum wr wb,

Jalan jongkok, baris berbaris, merayap di rumput disaat subuh dan diatas aspal yg panas, tidur di tenda yg dibuat dari jas hujan militer, makan harus habis tak bersisa, masuk ruangan harus dengan penghormatan, merayap, guling, jalan mundur, push up, sit up, pul up, long march jalan puluhan kilometer pake spatu laras, lari2 keliling komplek siang hari bolong, sholat dialam terbuka disaat hujan, menyebrang sungai deras, turun tebing, ngibarin bendera di dataran tinggi Cimumput, caraka malam, masuk kuburan,bernyanyi lantang di setiap pergerakan barisan.

Semua telah kita lalui bersama-sama dengan penuh suka dan duka.
Kami 34 orang dari berbagai penjuru Indonesia;jawa, sumatra, kalimantan sulawesi dan Irian, bersatu bersama menghadapi semua itu dangan hati gembira.

Tigapuluhlima hari konsentrasi untuk pendidikan tanpa komunikasi dengan keluarga dan orang2 yg kita cintai adalah bukan hal yang mudah, apalagi saat hanya bisa terima telepon ketika orang tua meninggal, seperti dari 2 rekan kita, mereka tidak bisa mendampingi saat2 terakhir otang tua mereka tiada.

Saat lelah, pegal, sakit, perih, lecet, mual dan pusing adalah “rasa” yang harus kita kalahkan dengan jiwa ksatria, bukan mengobatinya.

Gemblengan fisik dan mental para pelatih dari Dinas Psikologi Angkatan Darat (Dispsiad), materi2 dari petinggi2 Indosat, materi dari motivator2 handal seperti Andreas Harefa, bimbingan spiritual dari udztad2 terbaik, semua adalah kawah candradimuka kita untuk menjadi 34 yang terbaik, 34 yang satu, yang bersaudara, dan sama2 dilahirkan di jatiluhur pada tanggal 17 April 2008. Yah, kami dididik secara militer, tapi otak kami juga dididik dengan ilmu2 yang sangat berguna.

Terima kasih kawan2, terimakasih Indosatku, terimakasih para pelatihku DispsiAD
Kami akan ingat, camkan, dan laksanakan apa yg telah kita dapat, dan kita berkomitmen dengan janji2 yg telah kita ikrarkan.

Semoga Alloh SWT selalu mencurahkan rahmatnya untuk kita semua, amin.

Wassalamu’alaikum wr wb