Racun itu bernama Bicycle

Ide membeli sepeda sebenarnya dari Mas Dedi, kalo aku sih sebenarnya belum begitu tertarik, disamping nanti dikira mempoligami si vixi, juga berpikiran kalo namanya sepeda itu ya seperti sepeda pada umumnya yang asal bisa dionthel aja. Setelah browsing-browsing lihat macam macam merek sepeda unggulan seperti united & polygon, lama kelamaan kok jadi tertarik, apalagi dulu pernah ikut club sepeda di Solo menuruni gunung merbabu menggunakan sepeda downhill pinjeman club tersebut.

Sempat juga ke PRJ untuk melihat-lihat model-model sepeda secara live untuk memperaoleh gambaran, jenis dan merek apa yang ingin dibeli. Sebenarnya dari awal kepingin punya yang jenis full suspension seperti Polygon jenis Tango, atau United Command. Namun setelah kita pergi ke HTH, toko grosir di kawasan Jatinegara. lihat-lihat sekalian konsultasi gratis dengan pakar sepeda dan dengan mempertimbangkan alokasi budget opex 2009 ini, maka aku dan Mas Dedi memutuskan membeli yang ber-suspensi depan saja, karena kalo + suspensi belakang, berat untuk di-gowes di jalanan datar.

Pilih-memilih akhirnya jatuhlah ke United Miyabi Miyami, dengan spesifikasi teknis sebagai berikut:

Frame            :MTB 26″ Alloy 400 MM
Fork               :Zoom, MTB Susp 26″
H/Parts           :Steel/Alloy Intergrated
C/Wheel         :Shimano FC-M151
Caliper F         :P romax, Alloy Mechanical Type
BRK R             :Alloy V-Brake
Disc BRK F       :P romax, Stainless Steel
F/Derail           :Shimano FD-C050
R/Derail           :Shimano RD-M310L
SFT/LVR          :Shimano ST-EF60, Alloy Shifter 21 Speeds
RIM                 :Alloy 26″
Free Wheel      :Shimano MF-TZ31

Leave a Reply