Archive for the 'cerita' Category

Wed
Jul
22

Tips Naik Kereta Api


Yang namanya Kereta Api Eksekutip itu ada aja deh kendala servicenya menurutku, dari mulai AC centralnya yang terlampau dingin, pengharum ruangan yang menyengat, WC yang unmanusiable dan jadwal yang molor. Hampir setiap pulang-pergi Semarang-Jakarta via kereta, naik Argo Sindoro ada aja deh kendalanya.
Berikut akan saia bagikan tip & trik bagi yang mau/belum pernah naik kereta khususnya eksekutif:
1. Pesen satu bulan sebelum tanggal keberangkatan.
2. Pantau jadwal keberangkatan kereta via Web KAI
3. Pesen via telephon (henpun) call center di nomor 13897, dapet kode boking.
4. Bayar via ATM Mandiri, simpen struk
5. Tuker struk ATM dengan tiket KA (bisa beberapa saat sebelum keberangkatan)
6. Siapkan jaket dan kaos kaki persiapan kalo ACnya terlalu dingin.

Satu lagi, bawalah makanan sendiri karena makanan di kereta “kurang bagus” seperti di pesawat, atau bisa juga pesen di restoran kereta dengan membayar agak lebih mahal dari harga umum. Apalagi mulai 1 Agustus, fasilitas makan gratis di kereta akan ditiadakan, dengan konsekuensi harga tiket turun (entah berapa persen).

Saia pernah juga naik kereta eksekutif jurusan Jakarta-Kutoarjo (Kerete Sawunggalih), disini satu kereta dibagi dua kelas, bisnis dan eksekutif dan hanya dibedakan gerbongnya. nah tempat duduk untuk eksekutif ini benar-benar sudah usang, dan berkutu, jadi ya maap-maap saja bagi yang terbiasa memperhatikan kebersihan akan sedikit terganggu, apalagi ditambah AC yang kurang dingin.

Tue
Jul
7

ABUJA (Asal Bukan Jakarta)


Sejak Cawang/UKI ditutup untuk bus-bus antar kota dan semua transit penumpang dipindahkan ke Terminal Kampung Rambutan, kemarin saya berangkat dari Jakarta Pusat ke Purwakarta ditempuh salam waktu 4 jam.

Berangkat dari Sarinah jam 10 pagi, nunggu sebentar untuk cari metromini atau kopaja Tanah Abang-Kampung Rambutan tidak dateng-dateng juga. Akhirnya jam 11 memutuskan  untuk naik Busway, disamping ngadem, bersih dan anti macet, secara hari itu ada kampanye putaran terakhir SBY-Budiyono di Gelora Bung Karno tentunya jalanan dijamin macet.

Kalau naik busway dari Sarinah mau ke Kampung Rambutan harus transit beberapa kali; di Dukuh Atas, Matraman, dan Kampung Melayu, baru ke Kampung Rambutan, karena tidak bisa lagi turun di UKI . Paling menyebalkan adalah jalan dari Kampung Melayu ke Kampung Rambutan, lewat pasar Kramat Jati yang crowded, menyebabkan jalannya busway lelet dan empot-empotan kayak uler, sampai di Terminal jam 1 siang, wat de hell? 2 jam hanya untuk sampai terminal?

Pulangnya juga sama, malah lebih parah, menunggu busway di halte Kampung Rambutan aja setengah jam lebih baru dateng, trus jalan lewat pasar kramat jati semrawut buanget deh, pol-pol itu buswe’ jalan 20km/jam, pas di Halte Kampung Melayu nunggu tuh Buswe’ suk sampai 1 jam. Sampai-sampai ada bapak-bapak disebelahku uring-uringan emosi sendiri.

Buat kalian-kalian yang nyari kerjaan atawa tempat cari makan kalo bisa jangan di Jakarta deh, kota semrawut dijamin bikin stress. Apalagi ditambah harga kebutuhan dan properties selangit tak terjangkau akal manusia yang bergaji standar dan stagnan.
Dinegara-negara lain, ibu kota dibangun sedemikian rupa agar nyaman disinggahi dan ditempati, karena ibu kota adalah “wajah” meet & great lah istilahnya, yang pertama dilihat oleh turis-turis asing, sehingga memiliki kesan baik. Tapi di Jakarta jauh dari itu, bukanya perbaikan malah semakin parah.

Ironis, di pedesaan suasana asri, sejuk, airnya jernih dan tenang tapi harga tanah & properties murah meriah. Di jakarta, udah sumpek, macet, kotor, bising, macet, tapi harga tanah dan properties tak terjangkau akal manuasia bergaji standar seperti saya.

Sun
Apr
19

Paris Van Java


Tiga hari dapat tugas training Wirelees Network – WALKair di Bandung, kita ada sekitar 10 orang, kebanyakan pesrta dari anak-anak post sales dan provisioning, saia sendiri yang dari procurement, yang untungnya dulu pernah berkecimpung dibidang transmisi saat di Div Local Network. Jadi materi yang sekiranya cukup njlimet masih bisa kucerna dan menjadi menarik.

Di kota kembang ini sepertinya kurang afdol kalo nggak jalan-jalan, belanja dan wisata kuliner, tiap malam kita beredar menikmati suasana malam, cirikhas kota yang ideal, rame tapi tidak macet, modern tapi mempertahankan arsitektur gedung jaman jadoel, orang2 pribumi yang stylish tapi tetap ramah.

Untuk urusan kuliner, hari pertama kita mencoba makan malam di D’Palm sebuah restoran masakan sunda, menu andalan disini adalah gurami bakar dan asem manis, untuk urusan rasa menurutku kurang nendang, nilai plus restoran ini adalah viewnya yg nyaman dan asri, dikelilingi oleh kolam dangkal berisi puluhan ikan koi jinak berukuran jumbo yang bisa kita kasih makan.

Hari kedua kita meluncur untuk makan malam ke Sajian Sambara disini masakan lumayan lengkap dan enak, sistemnya prasmanan, menunya macem2 banget, sambelnya juga lengkap. Kekurangannya adalah pesen minum yang susah dan lama, dan lagi terlalu rame karena banyak pengunjung, sehingga musik sunda sebagai backgront kalah oleh hiruk pikuk orang makan.

Berikutnya hari terakhir kita makan siang di Cafe Halaman . Restoran modern, viewnya lumayan asri, pelayannanya juga bagus. Menu-menu steak, cumi goreng tepung, chicken wing dan sop iga, patut diacungi jempol, ditambah minuman yang beraneka ragam, saia sampai kenyang banget makan disini, hahaha.

Untuk urusan belanja, silahkan menjelajah di factory outlet disepanjang jalan ParisVanJava, barangnya lengkap, bagus2 dan harganya bersaing, surga belanja bagi wanita. Keunikan khas dari Factory Outlet (FO) di sini khususnya di daerah cwalk (bener gak tuh nulisnya) adalah mereka tidak segan2 menarik perhatian pembeli dengan memajang patung2 tokoh2 film seperti Xman, Superman, Spiderman, Rambo, Tarzan dll, kebanyakan para tourism tertarik untuk berfoto dan bernarsis ria didepan toko tersebut sambil berbelanja atau tanpa berbelanja.

Thu
Jul
31

The T-Shirt


This is my t-shirt design for miss green, when she want to joint event for mangrove restoration at Jepara coast with Kesemat organization.

I ask to my sister, Siska, at Jogja to make this t-shirt with the best stuff (although she ask for more funds T_T, ughh..). I ask Sis to make 2 pieces, one with short arm for me and the other is long arm for her. Look at the initial letter? “R&N”

Nevertheless thanks to Sis, not until 3 days, the t-shirt arrive at Semarang a few hours before miss green have to go to the event.

cayooo!!!! ^.^

Sun
May
25

Domain ropix.net


Ini gara-gara account gmailku lenyap, setelah ditinggal pendidikan selama sebulan tanpa check tuh email, eh tiba-tiba mo login , sorry your account has been disable, blais dosa-dosa apa sehingga google secara semena-mena mendisable acountku tanpa konfermasi.

Yah namanya juga email gratisan ya, dikasih gratis diminta lagi ya ga boleh protes, sebenarnya ga habis pikir juga sih, kalo aku baca Terms of Use nya dia ga ada yg tak langgar, apa karena address emailku termasuk restricted dan tidak boleh dimiliki orang awam dan di indikasi sebagai email yg membahayakan.

Ya sutra-lah, yang hilang ya di ikhlaskan, dah coba laporan masalah ini dengan email ke support gmail belum ditanggepin juga, sebenarnya yg sedikit merepotkan adalah bahwa adsense dan blogku di blogger sekarang ngga bisa dibuka lagi, karena terintegrasi dengan email tersebut.

Makannya iseng-iseng beli domain sama hosting lagi buat khusus ngeblog, dulu sih sebenarnya ga suka ngeblog, lebih suka nulis-nulis artikel trus dipublish di webku yg satunya itu , sekarang jadi suka ngeblog untuk sekedar mencatat aktivitas layaknya buku harian yg bisa dibuka sewaktu-waktu.

Oh ya, ropix.net berhosting di server Singapure bukan IIX, sori kalo agak lambret diakses dari yg fekir bandwidth. Domain dan hosting powered by www.dijaminmurah.com, web hosting murah dan terpercaya, serta cepat, terbukti domain dan hostingku langsung up beberapa menit saja setalah daftar, keren kan boss? (iki alenia terakhir gak begitu penting asline, kur promosi lho, awas lek sesuk gak entuk diskon neh)

Sun
May
25

Dikdas angkatan XXIII


Assalamu’alaikum wr wb,

Jalan jongkok, baris berbaris, merayap di rumput disaat subuh dan diatas aspal yg panas, tidur di tenda yg dibuat dari jas hujan militer, makan harus habis tak bersisa, masuk ruangan harus dengan penghormatan, merayap, guling, jalan mundur, push up, sit up, pul up, long march jalan puluhan kilometer pake spatu laras, lari2 keliling komplek siang hari bolong, sholat dialam terbuka disaat hujan, menyebrang sungai deras, turun tebing, ngibarin bendera di dataran tinggi Cimumput, caraka malam, masuk kuburan,bernyanyi lantang di setiap pergerakan barisan.

Semua telah kita lalui bersama-sama dengan penuh suka dan duka.
Kami 34 orang dari berbagai penjuru Indonesia;jawa, sumatra, kalimantan sulawesi dan Irian, bersatu bersama menghadapi semua itu dangan hati gembira.

Tigapuluhlima hari konsentrasi untuk pendidikan tanpa komunikasi dengan keluarga dan orang2 yg kita cintai adalah bukan hal yang mudah, apalagi saat hanya bisa terima telepon ketika orang tua meninggal, seperti dari 2 rekan kita, mereka tidak bisa mendampingi saat2 terakhir otang tua mereka tiada.

Saat lelah, pegal, sakit, perih, lecet, mual dan pusing adalah “rasa” yang harus kita kalahkan dengan jiwa ksatria, bukan mengobatinya.

Gemblengan fisik dan mental para pelatih dari Dinas Psikologi Angkatan Darat (Dispsiad), materi2 dari petinggi2 Indosat, materi dari motivator2 handal seperti Andreas Harefa, bimbingan spiritual dari udztad2 terbaik, semua adalah kawah candradimuka kita untuk menjadi 34 yang terbaik, 34 yang satu, yang bersaudara, dan sama2 dilahirkan di jatiluhur pada tanggal 17 April 2008. Yah, kami dididik secara militer, tapi otak kami juga dididik dengan ilmu2 yang sangat berguna.

Terima kasih kawan2, terimakasih Indosatku, terimakasih para pelatihku DispsiAD
Kami akan ingat, camkan, dan laksanakan apa yg telah kita dapat, dan kita berkomitmen dengan janji2 yg telah kita ikrarkan.

Semoga Alloh SWT selalu mencurahkan rahmatnya untuk kita semua, amin.

Wassalamu’alaikum wr wb

Mars angkatan 23

Maju melangkah, bersama kami
Di pendidikan dasar siswa Indosat
Slalu semangat dan tak pernah bersedih
Itulah angkatan 23

Kami disini demi satu tujuan –>ref
Satukan hati, raih masa depan
Bekerja keras dengan Insan Gemilang
Itulah angkatan 23

Bersama PT Indosat
Wujutkan semua impian
Bersama PT Indosat
Aku bisa, kamu bisa, kita semua bisa —back to reff

<dinyanyikan dengan gerakan2 tertentu>