Kemarin jalan-jalan ke mangga dua, mau nyari laptop buat adik sepupu, dimana sebentar lagi dia akan menginjakkan kaki di bangku kuliah. Spesifikasi tidak perlu terlalu tinggi, karena paling-paling hanya untuk ngetik dan beberapa desain grafis, untuk masalah game tidak terlalu exclusive secara yang make adalah seorang cewek. Pilihan jatuh pada merk Lenovo walaupun sebelumnya mau beli Acer (track record selama ini memakai Acer kurang memuaskan). akhirnya beli Lenovo type G450, dualcore dengan chipset intel dan hardisk 160G. Lumayan bagus untuk ukuran harga orang berkantong cepak seperti saya ini.
OS default Laptop ini adalah Vista, sebenarnya nih laptop mau aku tanemin Linux Mint terbaru, tapi dengan pertimbangan ergonomis pemakaian pada end user (adik sepupuku) yang masih newbie untk masalah ginian, maka akhirnya ku install aja XP agar tidak bingung menggunakannya, lagian support teknis di daerah Purworejo sana untuk urusan oprek mengoprek masih limited.
Install pertama, setelah setup dari CD bootable windows XP, dan tidak mengejutkan tiba-tiba layar blue screen dengan deretan2 error message yang memusingkan , cek markicek di google, ini dikarenakan XP installer tidak support tuh yang namanya driver untuk hardisk SATA, dan googling ada beberapa cara mengakalinya, kebanyakan adalah harus menginject driver hardisk SATA tersebut pada CD bootable XP atau istilahnya remastering, wah ini jelas panjang urusanya.
Untungnya tetangga kamar kos sebelah datang dan memberikan cara hanya dengan mengubah SATA controller mode option yang ada di BIOS dari type AHCI menjadi type IDE, setelah itu install windows seperti biasanya (normal), dan well done sir, install berjalan lancar tanpa kendala.
IDE (Integrated Drive Electronics) adalah sebuah standar antarmuka/interface lama yang digunakan untuk media penyimpanan sementara AHCI (Advanced Host Controller Interface) adalah sebuah pemrograman aplikasi untuk ainterface SATA yang lebih baru dan canggih. Hanya installer Windows Vista keatas yang sudah support type AHCI dan sepertinya vendor laptop juga gayung bersambut dimana laptop2 baru sekarang setingan default BIOSnya adalah AHCI. Ini jelas berdampak sistematis menyulitkan orang awam yang masih ingin memakai Win XP dan beberapa varian Linux pada laptop barunya.
Saya tidak tau apakah ini merupakan salah satu clausa agreement antara Microsoft dan Vendor2 laptop agar orang cenderung pake Vista & Windows 7?