Our Wedding

Aku akan segera bersaksi didepan Al-quran, mukena dan sajadah yang terlipat rapi, yang kelak nanti kau hamparkan sajadah itu, hingga engkau dapat mendoakanku setiap malam diatasnya. Dengan kalimat sederhana akan kupindahkan cintaku dalam ikatan yang abadi.
akhirnya aku menikah juga dengan wanita pilihanku, setelah hampir 3 tahun kita saling mengenal. Website undangan pernikahan kami adalah http://wed.indonesiacyber.net
tepat tanggal 18 Juni 2011 kemarin, ijab qobul sekaligus resepsi di gelar di Gedung Diklat Propinsi Jawa Tengah, Srondol, Semarang.
Disaksikan dan dihadiri saudara2ku dan istriku, teman dan rekan ayah & mamah mertuaku, serta tetangga2 dan saudara dari Purworejo.
Alhamdulillah acara berjalan lancar tanpa ada halangan suatu apapun. Sempat ada insiden lucu saat pengucapan ijab qobul dimana ayah mertuaku beberapa kali salah ucap, dan mengucapkah “syah!!?” dengan keras sebelum ijabnya ku jawab, yang seharusnya pertanyaan “syahh!!??” itu ditanyakan oleh pengulu ke saksi, bukan ayah mertua / wali yang mengatakannya. Hehehe… sontak para hadirin di masjid tempat resepsi tertawa tergelak2. Mungkin karena kondisi ayah mertua saat itu masih ngantuk karena semalaman kurang tidur.
Habis resepsi di semarang, kita menginap sebentar di sebuah hotel di Semarang, setelah itu bersama keluarga istri menuju Purworejo untuk acara ngunduh mantu.
Alhamdulillah acara ngunduh mantupun berjalan lancar, walaupun waktu itu acara molor karena menunggu keluarga istri yang dari Tasik, Wak Jajang, yang dari Tasik harusnya sebagai juru bicara pihak istri diacara ngunduh mantu diwakilkan ke salah satu person pihak Purworejo, dimana penyampaianna menggunakan bahasa jawa kromo, hahaha, dan ayah mertua saya dengan senyum-senyum ngikut aja tanpa tahu artinya apa yg diucapkan oleh jurubicara tersebut.
Kami (aku dan istri) tinggal di rumah Ibu Purworejo untuk beberaa hari, rencana istri yang kepingin ngajak jalan2 ke Jogja terpaksa pending karena aku sakit masuk angin dan dikerokkin oleh Ibu (istri gak tega ngerokin sampai merah2, hahaha…)
Beberapa hari di Purworejo, kami harus membagi waktu untuk ke Tasikmalaya, untuk silatuahmi ke Nenek dan keluarga besar istriku. Perjalanan Kutoarjo – Tasik via bus sungguh melelahkan, karena kita kehabisan tiket kereta. Kurang lebih 7 jam perjalanan akhirnya kami menginjakkan kaki di tanah kelahiran istriku. Alhamdulillah semua keluarga disana welcome, apalagi di depan rumah nenek ada empang buat mancing ikan, asyiknya mancing dapat ikan bawal gede-gede yang kemudian dibakar rame-rame malemnya sambil gelar tiker di depan rumah.
Dari Tasik, kami menuju Jakarta naik Cipaganti transit di Bandung. Jadi cuti libur nikah kami habiskan untuk jalan-jalan silaturahmi ke saudara-saudara.
July 5th, 2011 at 8:51 am
selamat berbahagia, mas ropix.
sukses terus ya !!
salam,
taukhid colibri