Archive for March, 2009

Sat
Mar
14

Yahoo Briefcase


We will be officially closing Yahoo! Briefcase on March 30, 2009. Until then, we are offering you the opportunity to download your files back to your computer. You will need to take action before we close, after which any files remaining on Yahoo! Briefcase will be deleted and no longer accessible.

Salah satu layanan penyimpanan data online milik yahoo akhirnya tutup, adalah yahoo briefcase sebuah media penyimpanan online yang dapat menampung beberapa Mega bit file secara online, tujuanya adalah agar sipemilik file dapat mengambil dari manapun asal ada koneksi internet. Yahoo briefcase menjadi tidak populer lagi dengan beberapa alasan tertentu antara lain; dengan fasilitas email pun kita dapat menyimpan archive file apapun dengan besar beberapa Mega. Kalupun orang ingin menyimpan berkas/file/dokumen secara online pun tidak akan terlalu besar mengingat download dan upload yang pasti akan membutuhkan bandwith besar dan waktu yang lama.

Itu mungkin beberapa alasan mengapa service berkas online yahoo ini ditutup. Dulu waktu kuliah awal-awal mengenal internet aku memang kadang-kadang iseng menyimpan dokumen gambar atau word melalui yahoo briefcase untuk sewaktu-waktu dibuka pada saat ngenet di warnet yang lain.

Thu
Mar
12

Holiday, March 8


Pagi-pagi, bangun subuhan, sempetin baca2 koran sambil minum teh, dimeja sudah ada mendoan anget (di Jakarta sepertinya nggak ada). Bercanda-canda dulu dengan ponakan-ponakan kecil yg lincah sampai jam 11, mandi terus meluncur ke rumah adek sampai sana eh ternyata hujan yaudah ngobrol-ngobrol aja berdua. Sampai-sampai mau makan siang aja beli batagor dan bakso yang lewat didepan rumah.

Habis ashar setelah hujan reda baru kita keluar untuk ke Panti Yatama Al Firdausi, disana tidak lama karena pengurus yayasan (Pak Usman sekeluarga) sedang ke Solo, anak2 juga sepi, ada beberapa yang sedang ngaji.

Habis itu kita memutuskan untuk ngopi-ngopi di Burket Bucket, tapi pas kita naik ke atas..ke tempatnya tuh cafee..sumpek banget deh, dah sempit…bau asep rokok dan ada yang ketawa-ketawa keras banget, bener-bener tidak nyaman. Antara tempat duduk untuk perokok dan bukan perokok tidak dibedakan ataupun di sekat. Akhirnya kita batalin aja bilang sama waitressnya dan pindah ke alternatif tempat ngopi yaitu di warung mi Aceh, masih di bilangan ngesrep-Tembalang.

Kita pesen secangkir kopi aceh dan martabak aceh…martabak aceh ini bentuknya seperti telur dadar, tapi dicampir dengan daun bawang dan acar bawang, rasannya lumayan enak, apalagi ditambah udara sore sehabis hujan :) .

Magrib, kita magriban di Masjid Pangeran Diponegoro, sebelum pulang kita beli martabaknya untuk oleh-oleh yang dirumah.

Wed
Mar
11

Holiday, March 7


Tiket KA sudah aku pesan 1 bulan sebelumnya, pengalaman-pengalaman membuktikan bahwa liburan, mau naik kereta? jangan harap kebagian tiket kalo nggak pesan 1 bulan sebelumnya, ntah sampai kapan PTKAI bisa berbenah memberikan service yg memuaskan dan profesional.

Sampai di Semarang sudah dijemput sama adek, jam 2 siang. Kemudian sholat di masjid Kauman, lunch di Waroeng Steak, trus bablas menuju ke pantai Marina untuk melihat seberapa parahkah abrasi dan rob disana.

Ternyata benar, yang namanya pantai kebanggaan orang Semarang itu benar2 memprihatinkan, hampir tidak bisa disebut pantai, karena memang tidak ada pantai lagi. yang ada hanya talut penahan ombak. Satuhal lagi, pada saat kita enak2 duduk di talut sambil menikmati view kearah laut, kok tiba-tiba ada suara air grojok-grojok dan bau tidak sedap, eh ternyata ada pipa yg ngeluarin air bau sekali. Entah itu air buangan pompa-pompa daerah yang terkena rob, ataukah memang limbah rumah tangga.

Dari pantai kita ke Gramed, cuma liat-liat bentar nggak ada yg mau dibeli, sebenarnya disitu cuma mau foto progress kantor regional, yang terkait dengan pengadaan yg aku pegang. Magrib tiba, kita jum’atan di Baiturrahman, dilanjutkan pulang kerumah adek untuk ngobrol2 sampai jam 9.

next day, will be writen in another post. :)

Thu
Mar
5

Blog Ini Hidup Lagi!!


Rupa-rupanya blog saya ini hampir saja punah, karena jarang sekali diupdate, apalai setelah fenomena plurk disusul dengan facebuk yang memungkinkan kita untuk posting pendek sekenanya. Memang terasa berbeda, kalau update blog kita butuh menyusun kata-kata serta post via pc/laptop, tapi kalo untuk sekedar update status di plurk atau fesbuk cukup dengan modal jempol dan HP dengan koneksi sekenannya.

Yah, daripada saya bayar hosting dan domain tahunan tiada guna, dan sudah terlanjur sudah-susah saya ganti-ganti template, ya harus saya isilah dengan posting-posting yang walaupun tidak bermutu namun cukup untuk menghibur para pembaca yang kesasar di blog ini.

Hari ini seperti sekilas saya merasa begitu menyesal kenapa dulu saya begitu mengutuk pekerjaanku sekarang ini, tapi sekarang sungguh sangat-sangat besar hikmah yang saya perolah. Bertemu dan berbicara dengan orang-orang hebat,-itu salah satu pelajaran yang sangat berarti di pekerjaan ini, memperhatikan tatacara mereka bicara dan berkirim email, etika pergaulan dan bisnis adalah hal yang jarang bisa didapatkan olehku jika aku masih bekerja seperti dulu-dulu terus. Memang ada kalannya kenyamanan perlu diusik oleh suatu tantangan yang bisa membuat kita maju, membenci dan menyerah terhadap tantangan akan mengakibatkan kita berjalan stagnan dan opo-anane’.

So, hikmah hari ini adalah, jangan membenci hal-hal yang kamu benci sekarang, karena suatu saat hal yang kamu benci justru akan menyenangkan. Jangan terlalu nyaman dengan kondisi dan posisimu sekarang, karena itu akan menghambatmu untuk maju.

RF