Kerjaan seperti tiada habis-habisnya, yang namanya dokumen disini bukan cuma selembar 2 lembar, tapi 1 bendel, 5 bendel.
Kalo dulu waktu di Local Network, fungsi teknikal yang namanya kerjaan banyak, ya bawaanya laptop, toolkit, kabel E1, kabel UTP. Sampai-sampai Mas Agung bilang, kalo aku jalan ngga bawa toolkit bag, ibarat jalan ngga pake kolor, huauaua.., miss u my last job.
Sekarang berubah jadi dokumen-dokumen proyek-proyek pengadaan segala macam. Meja kerja dihiasi yang namanya “post-it”, stiker “sign-here”, paper clip, staples, rapido dll. Ngetik pake Word, pake Exel, diprint, ditandatangani untuk diproses ke bagian selanjutnya.
Huuuftt.., sejauh ini masih kadang2 buat kesalahan, karena mungkin belum terbiasa, kebanyakan editorial document belum betul, untung Ibu manajer yg baik hati mau merevisi dan ngingetin. Secara di devisi Itu aku adalah paling muda.
Yah, itulah. Hidup seperti roda, semua bisa berubah, unpredictable, dan semua tidak perlu dirisaukan, dikeluh kesahkan, semua harus disyukuri sebagai anugrah -kesempatan yg Alloh berikan hanya untuku. Kesempatan yang tidak Dia berikan kepada mereka yang belum beruntung.
untungnya kadang-kadang di sela-sela hari2 sibukku masih sempet untuk SMS, chat,nulis puisi buat miss green yg selalu menyemangati hari-hariku